Porsemandu di Kabupaten Kebumen diikuti oleh 583 Peserta

Porsemandu di Kabupaten Kebumen diikuti oleh 583 Peserta

Kebumen – Sebanyak 583 peserta dari 11 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Jawa Tengah (Jateng) Wilayah 3 atau yang dulu dikenal dengan eks Karesidenan Kedu mengikuti ajang Pekan Olahraga dan Seni MAN se-Kedu (Porsemandu), Sabtu (22/09). Kegiatan Porsemandu kali yang ke 3 ini dilaksanakan di Kabupaten Kebumen dengan lokasi yang berbeda pada setiap cabang lombanya seperti MAN 1 Kebumen, MAN 2 Kebumen, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Kebumen, Gedung Olah Raga (GOR) Gembira dan Stadion Candradimuka. Hadir dalam kegiatan upacara pembukaan yang dipusatkan di MAN 1 Kebumen Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah (Kakanwil Kemenag Jateng) H. Musta’in Ahmad, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen H. Ibnu Asaduddin beserta jajarannya dan segenap Kepala MAN Jateng Wilayah 3.

Kakanwil Kemenag Jateng H. Musta’in Ahmad dalam sambutannya saat upacara pembukaan menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan yang dapat mewadahi potensi peserta didik MAN di bidang olah raga dan seni. “Kegiatan ini sangat menginspirasi daerah lain, dengan kemasan yang rapi dan menarik diharapkan event ini dapat dikembangankan dan diangkat ke tingkat Internasional”, ungkapnya.

“Kegiatan ini memberikan peluang kepada peserta didik madrasah aliyah untuk meraih prestasi sesuai bakat dan minatnya dengan kompetisi yang menjunjung tinggi sportivitas, semangat persaudaraan, persahabatan serta silaturrahmi”, terang H. Musta’in Ahmad.

H. Solahudin Honi Setiadi saat dikonfirmasi disela-sela kegiatan menyampaikan Porsemandu merupakan program agenda dua tahunan dari Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) MAN Jateng Wilayah 3 yang ditujukan untuk memberikan ruang bagi peserta didik dalam pengembangan potensi di bidang olahraga dan seni.

“Semoga dengan terlaksananya kegiatan ini dapat menjadi embrio untuk diadakannya Pekan Olahraga dan Seni MAN Tingkat Provinsi sebagai pengganti Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (Aksioma) yang sudah vacumm lebih dari 4 tahun”, harap H. Solahudin

Kegiatan yang melombakan cabang atletik, bola voli, sepak takraw, bulu tangkis dan solo vocal dengan wasit dari Pengurus Cabang Olahraga Kabupaten dan juri profesional ini, diharapkan dapat memunculkan atlet-atlet potensial yang dapat membela daerahnya di event yang lebih besar. (tt)