Melalui Peringatan Isro’ Mi’roj Ajak Peserta Didik MAN 1 Kebumen Teladani Nabi Muhammad SAW
Religi
Administrator
Kebumen - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kebumen menggelar peringatan Isro’ Mi’roj Nabi Agung Muhammad SAW, bertempat di Mushola Al-Kautsar, (6/2). Sebagai pelaksana kegiatan adalah organisasi dari Sekbid 1 Bidang Pembinaan Keimanan dan Ketaqwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa, yaitu dari organisasi Kajian Keagamaan Islam (KKI) masa bakti 2022/2023 yang digawangi oleh Irfan Ikrahanan, dengan melibatkan guru, pegawai dan seluruh peserta didik MAN 1 Kebumen.
Dalam sambutan panitia Irfan Ikrahanan menyampaikan kegiatan peringatan Isro’ Mi’roj yang bertema “Isro’ Mi’roj sebagai Teladan dan Landasan Moral bagi Generasi Milenial di Era Global” terselenggara dengan harapan menambah kecintaan kepada nabi Agung Muhammad SAW. Senada dengan itu M. Khanifan selaku wakil kepala bidang Hubungan Masyarakat menyampaian pentingnya kegitan tersebut.
“Selain menambah kecintaan kepada Junjungan Nabi Agung Muhammad SAW, terlaksananya kegiatan ini menjadi sebuah ajang latihan, khususnya bagi peserta didik yang menyelenggarakan kegiatan ini, sehingga pada saatnya nanti terjun di masyarakat sudah terbiasa dan bisa menerapkannya.” disampaikan M. Kanifan dalam sambutannya.
Sebelum berlangsungnya kegiatan inti dibacakan lantunan Ayat suci Al-quran yang dibacakan oleh salah satu peserta didik dari kelas X Agama 1, Zada Nur Abika, suaranya yang khas merdu melantunkan Q.S Al Isro yang membuat audiens terhanyut.
Pada acara inti mauidhotul khasanah, Kyai Fathurrahman memberikan tausiyah dan beberapa pesan moral yang disampaikan secara renyah sehingga peserta didik tetap antusias dalam mengikuti mauidhotul khasanah tersebut.
Diantara pesan Isro’ Mi’roj yang disampaikan adalah tentang 3 perkara yang menjadi perantara masuknya seseorang ke surganya Allah SWT.
“Diantara yang menjadi jalan masuk kedalam surganya Allah adalah tasdiq atau membenarkan dengan hati akan Nabi Muhammad SAW sebagai utusan Allah SWT, sebab welas asih kepada sesama mahluk dan yang ketiga adalah memberikan shodaqoh, disampaikan juga tentang pentingnya sholat sebagai dasar baiknya kehidupan, dalam zaman modern sekaligus sholat tidak boleh ditinggalkan karena hal itulah yang menjadi landasan kehidupan umat muslim.” diantara kutipan yang disampaikan oleh Kyai Fathurrahman.
Kegiatan peringatan Isro mi’roj ditutup dengan pembacaan doa, sementara grup Hadroh Syifaul Qolbi mengiringi kegiatan dari awal sebagai pembukaan, pada sesi istirahat dan penutup, dengan melantunkan sholawat dengan tabuhan alat hadroh. (lan)