MAN 1 Kebumen Gelar Sosialisasi KMA 1503 Tahun 2025 Siapkan Transformasi Kurikulum Madrasah yang Adaptif
MAN 1 Kebumen Gelar Sosialisasi KMA 1503 Tahun 2025 Siapkan Transformasi Kurikulum Madrasah yang Adaptif

 Umum

 Adinila Budiyadi

KEBUMEN – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kebumen menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1503 Tahun 2025 tentang Panduan Kurikulum Madrasah1. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 18-19 Desember 2025 ini, dipusatkan di Gedung Indoor MAN 1 Kebumen dengan menghadirkan dua narasumber pakar, yakni Pengawas Madrasah Kabupaten Kebumen, Hj. Wuryani, M.Pd., dan Mufid, M.Pd.

Acara ini dihadiri oleh seluruh pendidik MAN 1 Kebumen serta tamu undangan dari Kelompok Kerja Madrasah (KKM) swasta di bawah naungan MAN 1 Kebumen, yang meliputi MA Salafiyah, MA Grogol Penatus, MA PK Ma’arif, MA An Nawawi, dan MA Ma’arif Sadang.

Evolusi Kurikulum: Menyongsong Era Baru Pendidikan Madrasah

Dalam pemaparannya, Hj. Wuryani, M.Pd. menekankan bahwa KMA 1503 Tahun 2025 hadir sebagai "mercuauar" bagi madrasah dalam menghadapi era disrupsi teknologi dan globalisasi. Ia menjelaskan bahwa pendidikan madrasah kini tidak boleh lagi terjebak dalam paradigma transfer ilmu semata.

"Dunia modern lebih menghargai pengetahuan yang dikuasai dan dipraktikkan, bukan sekadar apa yang diketahui," ujar Wuryani dalam materinya. Beliau menguraikan amanat ganda kurikulum baru ini:

  1. Membekali murid dengan kompetensi kritis, inovatif, dan keterampilan hidup untuk menjadi pemimpin masa depan.
  2. Menanamkan karakter luhur melalui internalisasi "Panca Cinta", yang meliputi Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu, Cinta Diri dan Sesama, Cinta Lingkungan, dan Cinta Tanah Air.

Fleksibilitas dan Kemandirian Madrasah

Sementara itu, Mufid, M.Pd. membedah teknis implementasi Panduan Kurikulum Madrasah tersebut. Ia menjelaskan bahwa KMA ini memberikan kewenangan penuh kepada madrasah untuk melakukan inovasi kurikulum yang sesuai dengan karakteristik unik masing-masing lembaga.

"Kurikulum Madrasah adalah living document atau dokumen hidup yang harus terus direfleksikan dan dievaluasi berbasis data," jelas Mufid. Materi yang disampaikan mencakup beberapa poin krusial dalam panduan terbaru:

  • Analisis Karakteristik Madrasah: Langkah awal untuk memastikan kurikulum membumi dan sesuai dengan potensi murid serta sumber daya pendidik.
  • Delapan Dimensi Profil Lulusan: Fokus pada pengembangan keimanan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, dan komunikasi.
  • Pengorganisasian Pembelajaran: Madrasah memiliki fleksibilitas dalam mengatur muatan kurikulum, baik melalui pendekatan mata pelajaran, tematik, terintegrasi, maupun sistem blok
  • Urgensi Evaluasi: Peninjauan berkala diperlukan untuk meningkatkan kepuasan belajar murid serta memastikan tercapainya visi dan misi madrasah

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat mendorong para pendidik di lingkungan MAN 1 Kebumen dan KKM swasta binaannya untuk mulai merancang perencanaan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan berpusat pada murid demi mencetak lulusan yang cerdas secara intelektual serta matang secara spiritual.