Kesehatan Siswa Nomor Satu MAN 1 Kebumen Gandeng Puskesmas Gelar Screening
Umum
Administrator
Kebumen – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kebumen bekerja sama dengan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kebumen 3 mengadakan kegiatan screening kesehatan untuk seluruh peserta didik kelas X. Acara ini berlangsung pada hari Senin, 4 Agustus 2025, di ruang pertemuan MAN 1 Kebumen.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi dini masalah kesehatan yang mungkin dialami oleh para siswa, sehingga dapat segera ditangani. Screening diawali dengan pendataan biodata, dilanjutkan dengan pengukuran tinggi badan dan berat badan. Setelah itu, para siswa menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan yang lebih spesifik, seperti cek tensi darah, kadar Hemoglobin (HB), dan gula darah. Tak hanya itu, petugas dari Puskesmas Kebumen 3 juga melakukan pemeriksaan mata dan telinga untuk memastikan indra penglihatan dan pendengaran siswa berfungsi dengan baik.
Berikut merupakan uraian masing-masing pemeriksaan kesehatan yang dilakukan di MAN 1 Kebumen:
1. Pengecekan Biodata
Ini adalah langkah awal untuk mencatat identitas siswa, seperti nama, tanggal lahir, dan alamat. Data ini penting untuk membuat rekam medis dasar dan memastikan setiap hasil pemeriksaan tercatat dengan benar.
2. Tinggi Badan dan Berat Badan
Pengukuran tinggi dan berat badan digunakan untuk menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT). IMT adalah indikator sederhana untuk mengetahui apakah berat badan seseorang termasuk kategori ideal, kurus, gemuk, atau obesitas. Hasil ini penting untuk mendeteksi risiko masalah gizi, baik kurang gizi maupun kelebihan berat badan, yang bisa memengaruhi kesehatan jangka panjang.
3. Tensi Darah (Tekanan Darah)
Pemeriksaan ini mengukur kekuatan aliran darah yang mendorong dinding pembuluh darah. Pemeriksaan tensi darah sangat penting untuk mendeteksi dini hipertensi atau tekanan darah tinggi, yang sering disebut "silent killer" karena jarang menunjukkan gejala awal. Jika tidak ditangani, hipertensi bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
4. HB (Hemoglobin)
Pemeriksaan HB bertujuan untuk mengukur kadar hemoglobin dalam darah. Hemoglobin adalah protein dalam sel darah merah yang bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh. Kadar HB yang rendah menandakan anemia, kondisi yang bisa menyebabkan pusing, lemas, dan kurang fokus. Anemia sering terjadi pada remaja, terutama perempuan, dan dapat mengganggu aktivitas belajar.
5. Gula Darah
Pemeriksaan ini mengukur kadar glukosa dalam darah. Pemeriksaan gula darah berfungsi untuk mendeteksi dini risiko diabetes. Gaya hidup yang tidak sehat pada usia muda bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Dengan mengetahui kadar gula darah sejak dini, langkah pencegahan bisa segera dilakukan.
6. Cek Mata dan Telinga
Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi gangguan pada indra penglihatan dan pendengaran.
- Pemeriksaan mata menggunakan alat seperti Snellen chart untuk mengukur ketajaman penglihatan. Pemeriksaan ini penting untuk mendeteksi rabun jauh (miopi) atau masalah mata lainnya yang bisa mengganggu konsentrasi siswa di kelas.
- Pemeriksaan telinga dilakukan untuk mengecek kondisi saluran telinga dan gendang telinga. Pemeriksaan ini bisa mendeteksi adanya kotoran telinga berlebih atau infeksi yang bisa mengganggu pendengaran. Pendengaran yang baik sangat vital untuk proses belajar di sekolah.
Sejumlah petugas kesehatan dari Puskesmas Kebumen 3 terlihat sigap dan telaten melayani para siswa. Mereka memberikan arahan yang jelas dan melakukan pemeriksaan dengan profesional. Salah satu siswa kelas X, Rizki, mengaku senang dengan adanya kegiatan ini.
"Kegiatannya bagus, jadi kita tahu kondisi kesehatan kita sekarang," ujar Rizki. "Petugasnya semoga sellau ramah , jadi kita tidak tegang waktu diperiksa."