Inovasi Kreatif Anggota KIR MAN 1 Kebumen Sulap Mug Polos dan Resin Jadi Karya Seni Bernilai Estetik
Inovasi Kreatif Anggota KIR MAN 1 Kebumen Sulap Mug Polos dan Resin Jadi Karya Seni Bernilai Estetik

 Ekstrakurikuler

 Adinila Budiyadi

KEBUMEN – Anggota ekstrakurikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR) MAN 1 Kebumen kembali menunjukkan kreativitasnya melalui kegiatan pelatihan keterampilan tangan. Kali ini, para siswa mengeksplorasi teknik Ecoprint pada media mug dan pembuatan gantungan kunci dari Resin, bertempat di lingkungan madrasah, MAN 1 Kebumen.

Kegiatan yang berlangsung edukatif ini didampingi langsung oleh dua pembina KIR, Ibu Faizatul Khasanah dan Ibu Husna Amalana. Pelatihan ini bertujuan untuk mengasah sisi kreativitas siswa sekaligus mengenalkan teknik pengolahan bahan alam dan kimia sederhana menjadi produk yang memiliki nilai guna dan estetika tinggi.

Sentuhan Alam: Teknik Ecoprint pada Mug

Berbeda dengan teknik ecoprint pada kain yang umum ditemui, kali ini anggota KIR mencoba media keramik. Prosesnya dimulai dengan tahap mordanting, yaitu merendam kain blanket dalam larutan cuka untuk mengunci warna alami daun nantinya.

Daun-daun seperti jati dan pisang ditata sedemikian rupa pada permukaan mug coating, dibalut kain, lalu dibungkus rapat dengan plastik. Proses yang paling krusial adalah pengukusan (steaming) selama 1 hingga 2 jam untuk mengeluarkan pigmen warna daun secara sempurna.

"Hasilnya sangat unik, karena setiap mug memiliki motif yang berbeda tergantung jenis daun dan posisi penataannya," ujar salah satu pembina.

Kreasi Modern: Aksesori Resin yang Cantik

Selain ecoprint, siswa juga belajar ketelitian melalui pembuatan gantungan kunci resin. Dalam sesi ini, aspek keamanan menjadi prioritas dengan penggunaan masker dan sarung tangan.

Para siswa belajar teknik pencampuran resin dan pengeras (hardener) dengan rasio yang tepat agar hasilnya bening maksimal. Mereka juga menambahkan dekorasi seperti glitter, pewarna, hingga bunga kering ke dalam cetakan silikon. Untuk hasil yang profesional, para siswa diajarkan teknik menghilangkan gelembung udara menggunakan alat pemanas sebelum masuk tahap pengeringan (curing) selama 24-48 jam.

Tahapan Singkat Proses Kreatif:

Kegiatan

Langkah Utama

Kunci Keberhasilan

Ecoprint Mug

Mordanting, Penataan Daun, Pengukusan (1-2 Jam), Pendinginan.

Ikatan plastik harus sangat rapat agar uap air tidak masuk.

Gantungan Resin

Pencampuran Resin & Hardener, Dekorasi, Penghilangan Gelembung, Curing.

Pengadukan perlahan untuk meminimalisir gelembung udara.

Faizatul Khasanah, selaku pembina KIR, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme para siswa dalam mengikuti eksperimen seni ini.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin anak-anak menyadari bahwa sains dan seni bisa berjalan beriringan. Ecoprint mengajarkan mereka menghargai alam, sementara resin melatih ketelitian dan kesabaran. Kami berharap keterampilan ini tidak hanya berhenti di sini, tapi bisa menumbuhkan jiwa entrepreneurship dalam diri mereka," ujar Faizatul Khasanah.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi sekadar hobi, tetapi juga bekal jiwa kewirausahaan (entrepreneurship) bagi anggota KIR MAN 1 Kebumen di masa depan. Produk-produk yang dihasilkan nantinya dapat dipamerkan atau bahkan menjadi produk unggulan madrasah. (lan)